Pertanyaan yang seringkali dipertanyakan, siapakah pengusaha? Apa itu pengusaha? Dan bagaimana proses Pengusaha? Ini mencerminkan minat pendidikan nasional dan internasional didalam kewirausahaan oleh eksekutif perusahaan, pemodal ventura, mahasiswa dan lain lain.
Sebelum pada proses kewirausahaan kita harus mengenal apa itu pengusaha? Pengusaha adalah orang yang menggabungkan sumberdaya tenaga kerja, bahan dan aset lainnya menjadi kombinasi yang membuat nilai sebelumnya menjadi lebih besar dan juga salah satu yang memperkenalkan perubahan inovasi baru.
Walaupun menjadi seorang pengusaha berarti hal yang berbeda untuk orang yang berbeda, ada kesepakatan kita berbicara tentang perilaku seperti :
a. Pengambilan inisiatif
b. Organisasi dan re organisasi sosial dan mekanisme ekonomi untuk membundel sumberdaya dengan cara yang inovatif
c. Penerimaan resiko, ketidakpastian dan potensi kegagalan.
Dalam proses mengejar usaha baru diwujudkan dalam proses kewirausahaan, yang melibatkan lebih dari sekedar pemecahan masalah didalam tipe penempatan manajemen. Seorang pengusaha harus dapat menemukan, mengevaluasi dan mengembangkan peluang dari datang kekuatan yang menolak sesuatu penciptaan sesuatu yang baru. Proses memiliki 4 fase:
1. mengidentifikasi dan mengevaluasi kesempatan
2. Mengembangkan Business Plan
3. Penentuan sumber daya
4. Manajemen perusahaan yg dihasilkan
Berikut aspek proses kewirausahaan
1. Meng identifikasi dan mengevaluasi Kesempatan
a. Menilai sebuah peluang
b. Menciptakan dan panjangnya kesempatan
c. Nilai riil dan dirasakan kesempatan
d. Risk & return
e. Kesempatan versus keterampilan pribadi dan tujuan
f. Lingkungan yang kompetitif
2. Pengembangan Business Plan
a. Halaman Judul
b. Daftar isi
c. Bagian utama
- Deskripsi bisnis
- Deskripsi Industri
- Technology plan
- Marketing plan
- Financial plan
- Production plan
- Organization plan
- Operation plan
- Summary
d. Lampiran
3. Sumber daya yang dibutuhkan
a. Menentukan sumber daya yang dibutuhkan
b. Menentukan sumber daya yang ada
c. Mengidentifikasi kesenjangan sumber daya dan pemasok yang tersedia
d. Mengembangkan akses terhadap sumber daya yang di butuhkan
4. Me-manage Perusahaan
a. Mengembangkan gaya manajemen
b. Memahami kunci dari variabel untuk sukses
c. Mengidentifikasi masalah dan potensial permasalahan
d. Mengembangkan strategi peningkatan perusahaan
Bagaimana pengusaha berpikir?
Pengusaha berpikir berbeda dari bukan pengusaha. Kebanyakan, para pengusaha pada situasi tertentu mungkin berpikir berbeda jetika dihadapkan dengan tugas yang berbeda atau lingkungan keputusan pengusaha harus sering membuat keputusan di lingkungan yang sangat tidak pasti dimana pertaruhan tinggi, tekanan waktu yang sangat besar dan ada pertimbangan emosional investment. Kita berpikir perbedaan didalam situasi ini lalu kita melakukan ketika sifat permasalahan dimengerti dengan baik dan kita memiliki waktu dan rasional prosedur dalam lingkungan pengambil keputusan dia harus sewaktu-waktu:
1. Efektuasi
2. adaptasi kognitif
3. Belajar dari kesalahan
Lebih baik jd kepala ular dari pada jd ekornya naga... bagus artikelnya
BalasHapusBetul
Hapusnice ..
BalasHapusbisa jadi panutan buat di dunia kerja
mantap.. terimakasih untuk ilmunyaaa
BalasHapusMantappp lanjutkan gaaan! Membuka lapangan pekerjaan sangat baik untuk membantu negeri ini mengurangi angka pengangguran..
BalasHapusnice bang
BalasHapusNice share masbro, bermanfaat untuk saya~ :)
BalasHapusVery inspiring.. good post :)
BalasHapusmin, mau tanya bagaimana kita mengaplikasikan potensi diri kita agar dapat menjadi mengusaha yang handal profesional, jujur dan tawakal?
BalasHapusterimakasih :)
Awal potensi dari passion, kalo profesional sendiri dalam artian ahli dalam profesinya, jika passion kita digeluti terus menerus Inshaa Allah akan menjadi profesional, kalo jujur dan tawakal itu kembali kepada orangnya sendiri. Jika menyadari bahwa selalu diperhatikan sm Yang Maha Mengawasi Inshaa Allah.
Hapusmenginpirasi artikel yang saudara publis..
BalasHapusterimakasih atas infonya
Mantap artikelnya, buka usaha walau kecil masih lebih bagus daripada slalu jadi bawahan...:'(
BalasHapusDari kecil bisa dikembangkan besar
HapusNice.. very inspiring.
BalasHapusSWOT (strengths, weaknesses, opportunities, and threats) itu penting gak sih didalam wirausaha ?
BalasHapusBisa,itu bisa dipakai untuk penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut.
Hapus